Barcelona – Mantan presiden Barcelona, ​​Joan Laporta, mengatakan bahwa Blaugrana harus disalahkan atas penarikan jadwal El Clasico pertama melawan Real Madrid musim ini.

Bentrokan terbesar dalam sepak bola Spanyol sebelumnya akan diadakan pada hari Minggu (27/10) kemarin tetapi karena kerusuhan yang terjadi di Catalonia, Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) memutuskan bahwa El Clasico ditunda hingga 18 Desember.

Dan Laporta, yang adalah presiden Barca antara tahun 2003 dan 2014, mengatakan bahwa Blaugrana harus disalahkan atas pengunduran diri dari jadwal El Clasico, sementara percaya pertandingan harus dimainkan sesuai dengan rencana semula.

"Ya, (saya akan memainkan) pertandingan pada hari Sabtu karena jika Real Madrid ingin bermain maka saya tidak menolaknya," katanya.

"Apa yang terjadi adalah karena alasan politik. Dan dalam posisi ini Barcelona keliru karena mereka menempatkan politik di atas pertandingan sepak bola yang selalu memiliki konotasi politik. La Liga harus membuat langkah kuat untuk itu karena orang-orang dari Barcelona dan semua orang dapat terlihat buruk di mata orang lain.

"Menghargai jadwal adalah cara terburuk untuk melewati apa yang terjadi dan Barcelona bersalah atas situasi ini," jelasnya.