Kegagalan di ajang Piala Dunia 2018 membuat tim nasional Spanyol bersih-bersih. Kekacauan ketika saya harus mengganti Julen Lopetegui dengan Fernando Hierro ketiga gelar itu mulai dicoba dilupakan oleh Spanyol.

Luis Enrique sekarang ditunjuk sebagai penerus tonggak pelatihan La Furia Roja untuk memulai perubahan. Kemampuannya bersama Barcelona menjadi pertimbangan. Raih trigelar di 2014/15 bersama Blaugrana menjadi salah satu prestasi yang dianggap pantas untuknya menukangi Spanyol.

Namun terlepas dari keberhasilan yang diraih bersama Barcelona, ​​Enrique kini lebih mengandalkan pemain Real Madrid untuk mengisi skuad. Bahkan berbaris utama diisi oleh pemain yang memperkuat Los Blancos. Pada jeda internasional pada September 2018, ada enam pemain yang dipanggil oleh Enrique dari Real Madrid. Mereka adalah Nacho, Sergio Ramos, Dani Carvajal, Dani Ceballos, Isco, dan Marco Asensio.

Bahkan Enrique hanya memanggil dua pemain dari Barcelona. Sergi Roberto dan Sergio Busquets menjadi pemain yang memperkuat Spanyol dalam pertandingan melawan Inggris dan Kroasia.

Pelatih yang telah memperkuat Madrid dan Barcelona saat masih aktif bermain itu tidak mempertanyakan asal klub dari para pemain yang dipanggil. Persaingan kedua klub sepenuhnya diabaikan oleh Enrique ketika menentukan komposisi skuad untuk Spanyol.

"Mereka adalah pemain Spanyol dan itulah situasinya. Awalnya [klub] mereka dari Madrid dan itu tampak bagus. Tapi saya hanya melihat torsi Spanyol [saat bermain]," kata Enrique, dikutip dari ESPN.

Jordi Alba adalah salah satu pemain yang tidak diundang oleh Enrique. Sejak debut pada 2011, ia telah menjadi pemain yang sering dipanggil untuk memperkuat sisi kiri pertahanan. Bahkan, dia adalah bagian dari Spanyol ketika berkompetisi di Piala Dunia 2018 yang diadakan di Rusia.

Sekarang Alba digantikan oleh Jose Gaya dan Marcos Alonso. Mengejutkan memang, mengingat performa apik yang ditunjukkan oleh Alba baik di Barcelona maupun Spanyol.

"Tentu saja, keputusan [tidak termasuk] mengejutkan saya. Itu bukan sesuatu yang saya harapkan," kata Alba, dikutip dari Tujuan.

Panggilan sebagian besar pemain Madrid cukup beralasan. Perlahan sekarang Blaugrana mulai menggunakan pemain asing dalam pengaturan utama mereka. Berbanding terbalik dengan Los Blancos yang menggunakan pemain Spanyol di tim utama.

Meski begitu, Spanyol tetap mampu mengeluarkan permainan terbaik dan meraih kemenangan. Para pemain Madrid menunjukkan kinerja yang pantas dipuji. Inggris berhasil digulingkan dengan skor 2-1. Dalam pertandingan persahabatan itu, hanya Ceballos yang tidak dimainkan oleh Enrique.

Bahkan menghadapi Kroasia yang merupakan finalis Piala Dunia 2018, Spanyol memenangkan pertandingan dengan skor 6-0. Sebuah kebingungan enam gol diciptakan dalam pertandingan Liga Bangsa-Bangsa UEFA, tiga di antaranya berasal dari para pemain Madrid. Asensio sendiri menjadi bintang pertandingan di pertandingan itu. Dia berhasil menciptakan 1 gol dan 3 assist untuk kemenangan Spanyol.

Keputusan Enrique untuk memanggil pemain yang lebih banyak dari Madrid memang mendapatkan hasil maksimal. Meskipun ia pernah menjadi pelatih Barcelona, ​​ia terus memprioritaskan kebutuhan tim dibandingkan dengan kedekatan pribadi.

foto: managingmadrid.com