Karena Malnutrisi, Real Madrid Hampir Menolak Wonderkid Uruguay

Liga Spanyol – Menurut laporan yang beredar di Spanyol, Real Madrid hampir membuang kesempatan untuk membawa salah satu wonderkids-nya, dengan alasan kekurangan gizi.

Sebagai salah satu klub top di Eropa, tidak mengherankan bahwa Real Madrid adalah rumah bagi para bintang dan pemain muda berlabel wonderkid. Tidak hanya dari produk akademi, Los Blancos wonderkid juga berasal dari hasil pencarian bakat di seluruh dunia.

Terlepas dari kompetisi yang ketat, tim ajaib Real Madrid terkadang mendapatkan kepercayaan pada tim utama. Musim ini, raksasa La Liga memberi banyak peluang untuk tampil kepada salah satu anak ajaibnya yang berasal dari Uruguay.

Pemain yang dimaksud adalah Federico Valverde. Musim ini, ia telah memiliki 7 peluang untuk tampil bersama Real Madrid. Enam peluang diberikan di ajang La Liga sementara satu pertandingan lainnya ia mainkan di Liga Champions.

Pemain berusia 21 tahun itu dianggap memiliki kualitas yang cukup untuk mengisi lini tengah Real Madrid. Bahkan, Valverde mampu bersaing dengan nama-nama besar seperti Toni Kroos dan Luka Modric.

Di balik kejayaan, ada cerita menarik terkait asal kedatangannya dari Uruguay. Real Madrid sendiri telah memantau permainan Valverde sejak di tim U-17, ketika masih memperkuat tim Uruguay, Penarol.

Pemimpin departemen internasional Real Madrid, Juni Calafat, adalah sosok yang merekomendasikan Valverde. Namun, ada pertimbangan lain dari staf kesehatan yang memiliki catatan kondisi fisik pemain kelahiran 1998.

"Dia tidak bisa masuk, dia hampir kekurangan gizi, tubuhnya tidak akan mampu mengatasinya," tulis laporan medis Real Madrid.

Meskipun rekomendasi tim medis menyatakan bahwa Valverde tidak layak diimpor, Calafat memiliki pendapat lain. Dia dan staf olahraga Real Madrid terus membawa pemain itu ke Spanyol, memberinya nutrisi dan pelatihan yang baik. Alhasil, Valverde kini menjelma menjadi salah satu pemain dengan prospek cerah di Spanyol.